Pembuat Cheat GTA Online Telah Digugat Senilai Rp2,1 Miliar

Sumber: Google
Cheater atau gamer yang curang adalah musuh besar bagi para pengembang gim. Pengembang harus selalu berusaha keras untuk memberantas para cheater, bahkan hingga harus menempuh jalur hukum dan mendenda pelaku kecurangan.

Terbaru, pembuat cheat GTA Online dipaksa membayar 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,1 miliar.

Dilansir dari Ubergizmo, Selasa (12/2) pembuat cheat yang diketahui bernama Jhonny Perez, warga Florida, Amerika Serikat. Pengadilan setempat telah menerima gugatan yang dilayangkan oleh pengembang gim Grand Theft Auto (GTA) Online kepada Perez dan menyetujuinya.

Perez dituntut ke pengadilan oleh pengembang GTA Online, setelah terbukti membuat program cheat untuk GTA Online bernama Elusive. Cheat tersebut memberikan berupa kemampuan penggunanya untuk mendapatkan uang tanpa habis dan juga beragam cheat lainnya yang memberi keuntungan dari pemain lainnya.

Perez membuat sendiri program cheat Elusive tersebut, dan bahkan tak hanya menggunakannya sendiri melainkan menjualnya juga melalui online untuk pemain yang ingin melakukan kecurangan semacam itu.

Merespon gugatan ini, Perez mengaku telah menghentikan penjualan Elusive, dan berdalih akan menggunakan hasil penjualan cheat-nya untuk disumbangkan ke berbagai organisasi kemanusiaan. Namun, Perez tidak mengungkap berapa besar penghasilannya dari penjualan cheat tersebut.

Selain tidak adil dalam permainan, cheat juga dapat membahayakan perangkat. Sebab cheat sering tersemat virus atau malware yang bisa mengundang hacker untuk meretas perangkat pengguna.

Komentar

Postingan Populer